Penulis: Purwosari | Editor: Masyhari
Kedawung – Kampus Institut Agama Islam Cirebon mengadakan stadium general atau kuliah umum pada Ahad, 14 Januari 2024). Kegiatan yang bertema “Legistator on The Campus: Welcome to The Generation of National Change” terdebut menghadirkan narasumber H. Moh. Luthfi, ST, M.Si, ketua DPRD Kabupaten Cirebon.
Kegiatan tersebut terselenggara atas kolaborasi kerjasama antara kampus dengan DPRD Kabupaten Cirebon.
Lawatan ini merupakan kunjungan yang sangat bersejarah bagi kampus yang berada di kompleks Islamic Centre Cirebon tersebut, mengingat ini pertama kalinya ketua DPRD berkunjung sebagai narasumber di IAI Cirebon.
“Ini merupakan kebanggaan bagi sivitas akademika kampus IAI Cirebon,” ujar Ahmad Dahlan, rektor IAI Cirebon dalam sambutannya.
Dalam sesi materi, ketua DPRD, Moh. Luthfi, menyampaikan materi tentang persoalan-persoalan yang terjadi di Kabaputen Cirebon. Menurutnya, berbagai persoalan penting untuk ditangani dan dicarikan solusi. “Di antaranya, permasalahan pengangguran dan tingkat kemiskinan Kabupaten Cirebon yang menduduki tempat tertinggi ketiga se-Jawa Barat,” terang pria yang akrab disapa Kang Luthfi tersebut.
Merespon persoalan tersebut, Kang Luthfi menjelaskan perlunya meningkatkan kejelasan arah pembangunan dan meningkatkan produktifitas agar perluasan kesempatan kerja semakin terbuka, sehingga diharapkan dapat menyelesaikan masalah-masalah pengangguran dan kemiskinan yang terjadi di Kabupaten Cirebon.

“Tantangan yang ada di Kabupaten Cirebon yaitu bagaimana cara meningkatkan produktifitas? Dalam hal ini ada dua cara. Yang pertama, membangun sumber daya manusia dan yang kedua membangun sektor industri. Sebelum membangun sektor industri, kita harus memastikan pembangunan sumber daya manusia,” lanjut Kang Luthfi.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Luthfi menyatakan keprihatinannya atas kondisi kualitas sumber daya manusia di Cirebon. “Apakah pendidikan di Kabupaten Cirebon sudah berhasil mewujudkan sumber daya manusia yang baik?” Kang Luthfi memantik dengan pertanyaan.
Kang Luthfi mengugkapkan, bahwa berdasarkan hasil survei ketika ujian masuk SMP, ternyata masih banyak calon siswa yang masih belum bisa baca tulis. Sementara di kalangan siswa SMA, banyak yang kemampuannya dalam hal problem solving masih sangat rendah.
“Kami berharap, adanya sinergi antara kampus dengan pemerintah daerah, untuk meningkatkan kualitas SDM dan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Cirebon”, imbuhnya.
Kang Luthfi menegaskan bahwa para akademisi punya tugas yang sama dengan DPRD, dalam hal memantau dan mengawasi jalannya pembangunan.
“Benar, dalam lima tahun ada proses peremajaan. Proses kaderisasi ini yang penting untuk memantau. Sehingga apa yang direncanakan ke depan menjadi sesuatu yang berkualitas,” lanjutnya.
Kang Luthfi mengajak para peserta kuliah umum agar melek pembangunan. “Tahapan selanjutnya, kita harus bisa mengisi regenerasi pemimpin bangsa. Karena, kalau kita tidak menyiapkan diri dan tidak siap untuk mengambil posisi-posisi tersebut, maka yang akan mengambil alih adalah orang lain yang mungkin punya kepentingan dan agenda lain,” tutupnya.[]
Recent Comments