Cirebon – Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAI Cirebon berperan aktif dan berkiprah di masyarakat. Hal ini tidak lain merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Sebagai mahasiswa, disamping belajar di kampus, mesti ada kegiatan pengabdian di luar kampus, yakni pengabdian kepada masyarakat.

Berkiprahnya mahasiswa di lingkungan masyarakat merupakan bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dan peran aktif mahasiswa dalam setiap kegiatan di lingkungan masyarakat.

Iwan Irawan Mahasiswa IAT IAI Cirebon berperan aktif menjadi pengajar DTA (Diniyah Taklimiyah Awaliyah) dan merupakan salah satu perintis berdirinya DTA tersebut. Tidak hanya itu, Iwan juga aktif menjadi Ketua Ikatan Remaja Masjid Al-Mubarok Blok Kepudang Desa Kedungdawa Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon dan merupakan salah satu perintis terbentuknya Ikatan Remaja Masjid tersebut.

Iwan menyampaikan dirinya ikut berperan aktif memakmurkan masjid dan ikut merintis berdirinya DTA serta terbentuknya Ikatan Remaja Masjid dan ikut berperan aktif menjadi pengajar DTA dan menjadi ketua Ikatan Remaja Masjid.

“Saya bersama dewan guru yang lain memulai dari nol berdirinya Madrasah (TKA, TPA, DTA Nurul Mubarok) dan ikut serta memberikan sumbangsih pemikiran dalam berdirinya Masjid Al-Mubarok serta ikut berperan aktif dalam memakmurkan masjid melalui Remaja Masjid dan madrasah”. Ujarnya.

Lebih lanjut, Iwan mengatakan dengan berperan aktif menjadi pengajar DTA menjadikan dirinya semakin menumbuhkan semangat untuk terus belajar lebih banyak, belajar bermasyarakat, menambah relasi dan mengamalkan ilmu yang didapatkan di perkuliahan.

“Dengan berperan aktif menjadi pengajar di DTA menjadi motivasi bagi saya untuk terus menumbuhkan semangat dalam belajar lebih banyak lagi, semakin tahu kemampuan saya sampai dimana, menambah relasi, belajar bermasyarakat dan belajar mengamalkan ilmu yang didapatkan di perkuliahan kepada masyarakat. Selain itu, dengan berperan aktif menjadi ketua Ikatan Remaja Masjid menjadi peluang bagi saya untuk belajar bermasyarakat, belajar mengoorganisir kegiatan, belajar berorganisasi dan belajar bersosialisasi dengan masyarakat,” Ujarnya.

Iwan juga mengajak kepada seluruh mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir untuk berperan aktif mengabdi kepada masyarakat. “Untuk semua mahasiswa IAT mari terjun kepada masyarakat. Karena masyarakat sangat membutuhkan peran kita, dimulai dari hal-hal yang kecil,” Ucapnya.

Selain Iwan Irawan, mahasiswa Prodi IAT yang berkiprah di masyarakat ialah Syamsul Anwar. Syamsul Anwar Mahasiswa IAT IAI Cirebon berperan aktif menjadi pengajar Al-Qur’an di Pondok Pesantren Manarussalam Kota Cirebon. Selain itu, Syamsul juga berperan aktif menjadi Koordinator ProgramTahfidzul Qur’an Pondok Pesantren Manarussalam dan juga pengurus Yayasan Manarussalam. Syamsul mengatakan dirinya sangat bersyukur bisa menjadi pengajar sekaligus mengamalkan ilmu yang didapatkan dalam perkuliahan. “Alhamdulillah mengajar itu menyenangkan, bisa berbagi pengetahuan, mengajar sambil belajar dan bisa mengamalkan ilmu yang didapatkan dalam perkuliahan. Alhamdulillah saya sekarang bisa mengajar ilmu tajwid, ulumul qur’an dan metode belajar terjemah Al-Qur’an,” Ujarnya.

Lebih lanjut, Syamsul mengatakan dirinya selain menjadi pengajar diberi amanah menjadi Koordinator Program Tahfidz Al-Qur’an dan pengurus yayasan, “Alhamdulillah selain menjadi pengajar, saya diamanahi menjadi koordinator Program Tahfidz Al-Qur’an dan juga pengurus yayasan,” Ujarnya. (Aditia Kuswanto-red)