Dua mahasiswa prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Institut Agama Islam Cirebon berhasil meraih 2 medali emas pada ajang PIOSIMA (Pekan Ilmiah, Olahraga dan Seni Mahasiswa) Ke-2 yang diselenggarakan oleh KOPERTAIS Wilayah II Jawa Barat.
PIOSIMA merupakan kegiatan yang diselenggarakan sebagai upaya untuk menjalankan silaturrahim antar perguruan Tinggi Keagamaan swasta se-jawa Barat. Pada tahun 2022 ini merupakan kegiatan yang kedua sejak dibentuk pada 2018, dan tertunda selama dua tahun masa pendemi covid-19. Dari 14 lomba yang diadakan, Institut Agama Islam Cirebon memenangkan tiga medali emas, dua diantaranya merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
Muhammad Hardianto, mahasiswa prodi IAT IAI Cirebon berhasil memperoleh juara 1 pada perlombaan cabang kaligrafi putera dan Dewi Nurfatimatuzzahro, mahasiswi prodi IAT IAI Cirebon berhasil memperoleh juara 1 pada perlombaan cabang Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) puteri.
“Saya sangat bersyukur karena dapat meraih juara 1 cabang kalighrafi pada ajang PIOSIMA ini,” ucap Muhammad Hardianto saat diwawancarai pada Selasa (12/7/2022).
Lebih lanjut, Muhammad Hardianto mengatakan bahwa semua capaiannya tersebut tidak lain berkat doa dan dorongan dari orang tua dan guru.
“Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada kedua orang tua, para guru, Rektor IAI Cirebon dan juga rekan-rekan mahasiswa,” ucapnya.
“Saya mempunyai prinsip untuk terus berlatih dalam menulis kalighrafi, terlebih lagi yang ditulis adalah ayat-ayat Al-Qur’an,” ujarnya.
Dewi Nurfatimatuzzahro menceritakan dirinya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih juara 1 cabang MQK puteri pada ajang PIOSIMA. Dewi mengatakan bahwa prestasinya ini tidak lain atas doa dan dorongan dari kedua orang tua dan guru.
“Saya sangat bersyukur karena dapat memenangkan lomba MQK ini. Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak atas doa dan dorongannya, khususnya kedua orang tua dan guru-guru saya,” ucap Dewi Nurfatimatuzzahro saat diwawancarai pada Selasa (12/7/2022).
“Semoga prestasi saya tidak berhenti sampai di sini, namun terus berkelanjutan untuk kedepannya dan bisa terus meningkat,” ujarnya.
Penulis : Aditiya Kuswanto
Editor : Ahmad Luthfi Hidayat
Recent Comments