Oleh : Ajat Sudrajat M.Pd.I
Pada satu kesempatan, seorang tokoh berkoar-koar berpesan tentang 3M+, mengajak untuk selalu menjaga diri dari Covid-19, tapi di lain kesempatan dia menyelenggarakan pesta ramai pengunjung. Pesan 3M+ yang sering dielu-elukan pun nyaris tidak tampak. Kira-kira apakah pesannya akan dipercaya?
Ya, tentu sulit.
Saat pesan verbal (kata-kata) berkontradiksi dengan pesan nonverbal (tanpa kata-kata), maka orang akan lebih percaya versi nonverbal. Bila sering terjadi, bukan hanya pesan yang tidak dipercaya tapi orangnya pun jadi tidak terpercaya.
Pesan 3M selama ini sudah membanjiri masyarakat. Setiap hari, bertubi-tubi orang mendengar 3M dan 3M lagi. Bahkan ditambah lagi 3M+, 5M, 6M, dan seterusnya. Ironisnya, si perumus pesan M+ pun terkadang kesulitan menghapalnya. Tidakkah itu akan membuat gerah?
Ada saatnya kata-kata perlu direm dan perilaku yang dikedepankan. Jangan cuma banyak bicara namun minim aksi nyata. Mereka yang sering tampil perlu hemat bicara dan lebih menunjukkan perilakunya. Karena perilaku berbicara lebih keras ketimbang kata-kata.
Tidak koar-koar pesan 3M, yang sudah terlalu sering didengar warga. Mulailah untuk memberikan contoh menyesuaikan diri dengan keadaan.
Melalui perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi saat ini, masyarakat sudah tahu banyak perkembangan pada situasi pandemic covid-19 ini.
Informasi bertambahnya jumlah pasien Covid-19 dengan pesat, ruang isolasi Covid di Rumah Sakit penuh, ketersediaan tabung oksigen terbatas bahkan hilang di pasaran, dll. Jangan dijadikan tema untuk menakuti masyarakat.
Ini masalah menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan (sosial). Survival of the fittest, kata om Darwin. Yang akan bertahan adalah yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan. Bukan masalah kuat-kuatan. Yang kuat imunitasnya pun bisa jebol kok.
Dan menyesuaikan dengan lingkungan (sosial) untuk cegah virus corona itu gampang. Cuma pakai masker (tidak akan buat pingsan), jaga jarak (masih bisa saling mendengar) dan cuci tangan pakai sabun (cuma semenit dua menit). Tambahan penting: interaksi outdoor harus diutamakan. Kalaupun indoor, aliran udara mesti super lancar. Tidak tertutup alias jendela dan pintu terbuka lebar-lebar banget. Susahnya di mana?
Recent Comments